Widget HTML #1

Kelas Digital Marketing

Flywheel Marketing Desa Wisata Tinalah: Bergerak, Berputar, dan Berkelanjutan

Dalam pengelolaan desa wisata di era digital, pemasaran tidak bisa lagi dipahami sebagai proses sekali jalan. Bukan sekadar promosi lalu selesai. Yang dibutuhkan adalah sistem yang terus berputar, saling menguatkan, dan tumbuh secara berkelanjutan.


Flywheel Marketing Desa Wisata Tinalah: Bergerak, Berputar, dan Berkelanjutan



Di Desa Wisata Tinalah, kami mempraktikkan pendekatan flywheel marketing—sebuah pola pemasaran yang berfokus pada pengalaman pengunjung dan partisipasi warga sebagai penggerak utama.

Pola ini sederhana, tetapi sangat berdampak

Website & Media Sosial → WhatsApp/Email → Closing → Pembayaran → Pelaksanaan Kegiatan → Review Customer → Rekomendasi.

Flywheel marketing tidak akan berjalan tanpa keterlibatan aktif warga desa. Setiap warga memiliki peran di setiap titik roda. Bukan hanya pengelola, tetapi seluruh ekosistem desa wisata. Inilah yang membuat pemasaran menjadi lebih berkelanjutan dan berdampak.

Saatnya desa bergerak bersama. Libatkan warga dalam konten, pelayanan, dan komunikasi digital. Bangun sistem pemasaran yang berputar, bukan berhenti. Mulai dari hal sederhana, jalankan dengan konsisten.

Karena ketika desa wisata dikelola dengan flywheel marketing, desa tidak hanya ramai pengunjung, tetapi juga kuat secara ekonomi, tumbuh dan mandiri di masa depan.

Posting Komentar untuk "Flywheel Marketing Desa Wisata Tinalah: Bergerak, Berputar, dan Berkelanjutan"

Kelas Digital Marketing
Kelas Digital Marketing